Jumat, 07 Juli 2017

5 Tokoh Sejarah yang Kisahnya Bagaikan Sherlock Holmes

Sherlock Holmes memang cuma tokoh fiktif bikinan Sir Arthur Conan Doyle. Namun ternyata cukup banyak orang yang menjalani hidup layaknya sang detektif. Bahkan beberapa di antaranya menjadi inspirasi Doyle dalam menciptakan tokoh Sherlock Holmes. Berikut kelima tokoh nyata yang kisahnya bagaikan Sherlock Holmes.

1. Edward Oscar Heinrich

Edward Oscar Heinrich dikenal sebagai Edison of Crime Detection pada akhir abad 19. Pria asal Amerika Serikat ini juga disebut-sebut sebagai Sherlock Holmes dari Amerika. Hanya saja jika Sherlock Holmes adalah tokoh fiksi, maka Heinrich benar-benar ada di dunia nyata. Sama seperti Holmes, Heinrich adalah seorang ahli kimia. Dia memanfaatkan sains untuk memecahkan kasus kejahatan.

Heinrich awalnya berasal dari keluarga biasa saja. Dia harus meniti jalan terjal untuk menyelesaikan pendidikan farmasi, kemudian disusul dengan ilmu kimia. Heinrich bekerja sebagai pengajar ilmu investigasi kriminal di UC Berkeley. Di saat yang sama dia membantu kepolisian dalam penyelidikan berbasis sains. Saat itu nama Heinrich belum dikenal publik.
Nama Heinrich mendadak tenar ketika dia berhasil menangkap salah satu pelaku perampokan kereta terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. Dia mengejutkan publik dan media karena berhasil mengidentifikasi pelaku hanya dari sepasang celana, senjata yang sudah dipotong gagangnya, dan selembar sobekan kertas.

2. Joseph Bell

Dr. Joseph Bell adalah seorang dosen dan dokter dari Skotlandia. Sir Arthur Conan Doyle menyebut Bell sebagai inspirasi Sherlock Holmes. Bell mengajar di sekolah kedokteran University of Edinburgh di mana Doyle belajar. Penulis kenamaan tersebut bahkan sempat menjadi asisten administrasi Bell.

Selain mengajar, Bell juga sering membantu kepolisian dalam menyelidiki kasus. Bell mengajarkan pentingnya observasi menggunakan semua indera untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dari pasien. Dia kerap menunjukkan kebolehannya dalam menebak profesi dan indikasi penyakit seseorang hanya dari sepintas pandangan. Doyle mendasarkan analisis tajam Holmes dari kisah-kisah Bell.
Menurut Irving Wallace dalam The Sunday Gentleman, Bell juga kerap membantu penyelidikan polisi. Salah satu kasus terbesar yang ditanganinya adalah Ardlamont Mystery pada tahun 1893.

3. Henry Littlejohn

Satu lagi tokoh nyata yang disebut Doyle sebagai inspirasi Sherlock Holmes, Sir Henry Duncan Littlejohn alias Dr. Henry Littlejohn. Littlejohn juga berprofesi sebaagai seorang dokter. Sama seperti Bell, dia kerap dimintai tolong oleh kepolisian untuk menyelidiki kasus kejahatan. Selama hampir 50 tahun Littlejohn menjabat sebagai ahli bedah Police and Medical Officer of Health of Edinburgh.

Kabarnya Littlejohn dan Bell sempat ambil bagian dalam penyelidikan kasus Jack The Ripper yang masih belum terpecahkan hingga saat ini.

4. Jerome Caminada

Jika Oscar Heinrich adalah Sherlock Holmes Amerika, maka Jerome Caminada adalah Holmes dari Manchester. Caminada adalah inspektur kepolisian yang disebut sebagai Garibaldi-nya para detektif oleh berbagai media massa Inggris pada akhir abad 19. Sementara di dunia kejahatan dia ditakuti oleh para kriminal yang tak ingin tertangkap olehnya.

Dilansir Listverse, Caminada lahir dan tumbuh di daerah kriminal yang dikenal dengan nama Devil’s Gate. Latar belakangnya ini memberikan banyak kegunaan saat dia mulai bekerja sebagai inspektur polisi pertama di Manchester.
Caminada selalu menggunakan observasi menyeluruh untuk memecahkan berbagai kasus. Saat tidak sedang bertugas, dia biasa mengunjungi penjara untuk mengamati dan mempelajari tingkah laku para kriminal atau menemui para informan di belakang gereja.
Dia juga seorang ahli menyamar yang kerap menggunakan identitas palsu saat mengejar penjahat. Bahkan anak buahnya pun sempat tidak menyadari penyamaran Caminada yang nyaris sempurna.

5. Sir Arthur Conan Doyle

Siapa sangka, penulis Sherlock Holmes pun menjalani hidup seperti tokoh rekaannya? Menurut ahli Sherlock, BJ Rahn kepada Mirror, Doyle juga kerap memecahkan berbagai kasus kejahatan yang membingungkan polisi. Dia sering membaca surat permohonan penyelidikan yang dikirim oleh para fans Holmes ke 221B Baker Street. Hal ini dibenarkan oleh Adrian, putra mendiang Doyle.

Doyle memecahkan sejumlah kasus menarik, antara lain hilangnya tunangan seorang wanita pada tahun 1909, membantu Henry Paget, Marquess of Anglsey mengungkap kebenaran di balik pencurian permata berharga miliknya, dan yang paling menghebohkan publik adalah penyelesaian kasus George Edalji. Doyle menghabiskan 9 bulan untuk membuktikan kalau Edalji tidak bersalah atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Selasa, 04 Juli 2017

Mitos dan Legenda Nazi yang Hingga Kini Masih Dipercaya Banyak Orang


Third Reich, kerajaan Jerman bentukan Hitler, sejatinya diniatkan dapat terus berkuasa hingga ratusan tahun ke depan. Sayangnya, periode Third Reich hanya mampu bertahan 12 tahun lamanya. Akan tetapi, waktu 12 tahun tersebut sudah lebih dari cukup untuk menciptakan teror dan horor tak tertandingi yang menghantui bumi.
Selama periode itu pula, muncul banyak teori yang menarasikan mitos liar menyangkut Hitler dan Nazi. Seperti lima mitos di bawah ini yang bahkan hingga kini masih ada saja orang yang mempercayainya. Entah mitos ini benar adanya, atau cuma bualan belaka yang dibikin kelompok Nazi agar masyarakat semakin takut dan segan terhadap mereka.

1. Cawan suci


Menurut dokter Henning Hassmannof, dari Institut Arkeologi Dresden, saat itu kepala pasukan SS, Henrich Himmler, menilai kalau arkeologi punya potensi penting sebagai alat politik. Ternyata Hitler sendiri memang tertarik terhadap benda-benda bersejarah yang ia nilai punya kekuatan magis. Contohnya adalah cawan suci.
Hitler beranggapan bahwa Cawan Suci dapat memberi kehidupan abadi kepada bangsa Arya, dan ia yakin bahwa bangsa Kristiani telah mencuri artefak tersebut dari bangsa leluhur. Ia bertekad untuk mengembalikan artefak tersebut ke tempat seharusnya, di Jerman. Ia pun mengutus Himmler untuk mencarinya. Ia menjelajahi daratan Eropa, Timur Tengah, dan Iran, namun hingga Perang Dunia II usai dan Hitler tewas, artefak gaib tersebut tak jua ditemukan.

2. Timbunan emas di Pulau Auckland


Pulau Auckland, yang terletak di Selandia Baru, adalah pulau yang belum terjamah dan tak berpenghuni saat itu dan membuatnya menjadi tempat yang sempurna untuk menyembunyikan harta curian. Rumornya, kapal U-Boat milik Jerman pernah singgah di pulau ini tahun 1945.
Ada yang mengatakan kalau tentara Nazi menimbun emas dalam jumlah sangat banyak di pulau ini. Meski hingga kini timbunan emas yang digembor-gemborkan tersebut belum pernah ditemukan, namun mitos ini masih terus dipercaya hingga sekarang.

3. Jumlah pasti karya seni curian


Nazi dikenal gemar mencuri karya seni dan barang antik. Namun, berapa sih tepatnya jumlah karya seni yang mereka curi? Pada tahun 2012, pihak otoritas Jerman telah menyita 1.280 buah karya seni curian dari apartemen Cornelius Gurlitt di Munchen, beberapa di antaranya adalah karya Picasso, Matissem dan Chagall. Ditambah 200 karya seni lainnya dari apartemen yang juga milik Gurlitt di Austria.
Sebagian besar karya curian yang dimiliki oleh Cornelius diperoleh dari koleksi museum di seantero Eropa atau merupakan curian dari kolektor serta keluarga Yahudi. Hanya saja, hingga kini tak ada ahli yang berani memastikan berapa jumlah presisinya karya seni yang dicuri Nazi. Mereka lebih percaya bahwa ada lebih banyak karya seni rampasan Nazi yang hingga kini belum terkuak keberadaannya.

4. Semesta tersembunyi di perut bumi


Ketika Nazi tengah berjaya, pernah ada pemikiran unik dan menarik yang mengatakan bahwa ada sesuatu yang tersembunyi di bawah tanah. Bukan emas, bukan pula artefak kuno. Mereka percaya, ada sesuatu yang lebih besar yang terselubung di bawah permukaan bumi. Seperti kerajaan, semesta misterius, manusia super, hingga alien. Mirip-mirip seperti Atlantis.
Atas titah sang Fuhrer, militer kemudian meluncurkan berbagai ekpedisi untuk mengonfirmasi kebenaran hal ini. Lewat ekpedisi ini pula Jerman berharap dapat selangkah lebih maju ketimbang negara lain. Ada teori yang mengatakan bahwa pada rentang tahun 1926 – 1943, Jerman mengemban misi untuk menjalin kontak dengan leluhur ras Arya yang tinggal di Shambala dan Agharti, dua kota yang dipercaya eksis di kaki gunung Himalaya.

5. Adolf Hitler sang manusia setengah dewa


Para pengikut Sang Fuhrer memandang Hitler bak manusia setengah dewa. Mereka percaya bahwa ia dikaruniai semacam mukjizat yang dapat mempersatukan dan memakmurkan ras Arya. Sampai-sampai kepentingan Hitler lebih didahulukan ketimbang kepentingan negara. Bagi warga Jerman saat itu, pilihan yang mereka punya cuma dua: memenangkan perang atau mati bersama Hitler.
Padahal, itu semua adalah hasil propaganda yang secara terus menerus dijejalkan oleh pemerintahan Hitler kepada warga Jerman. Paham ektremisme seperti ini pula yang tampaknya menjadikan warga Jerman begitu loyal terhadap Hitler dan bersedia melakukan segalanya demi menjadikan bangsa mereka bangsa yang tunggal dan dominan di muka bumi.
Itulah beberapa mitos yang terus menggelayuti benak orang hingga sekarang. Pengaruh yang ditancapkan Nazi memang luar biasa sampai-sampai mitos dan legenda yang terdengar membual ini masih dipercaya oleh sebagian orang.

Rabu, 14 Juni 2017

5 Tokoh Paling Misterius Sepanjang Sejarah

Mereka datang dan pergi tanpa nama dan membuat tempat mereka sendiri dalam sejarah di dunia. Identitas mereka tidak pernah ditemukan dan mereka adalah orang-orang paling misterius di dunia yang pernah ada. Siapa saja?

1. D.B. Cooper


Pada tanggal 24 November 1971 di Amerika Serikat, seorang pria yang menyebutnya dirinya Dan Cooper, membajak pesawat Boeing 727 dengan mengatakan bahwa ada sebuah bom di dalam sebuah tas di pesawat. Dia menuntut uang sebesar USD 200 ribu dan empat parasut. Setelah tuntutannya dipenuhi, dia terjun dari pesawat pada waktu tengah malam. Sejak saat itu dia tidak pernah ditemukan atau dilihat lagi. Hingga kini siapa dan dari mana asalnya masih menjadi misteri.

2. Babushka Lady


Pada tahun 1963, saat terjadinya pembunuhan Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy, seorang wanita tak dikenal hadir di dekat sana. Menurut saksi mata dan rekaman kamera yang menangkapnya saat itu, ia mengenakan kerudung pada saat tembakan ke arah Presiden terjadi. Kemudian ia bergabung dengan kerumunan orang ramai dan menghilang. Wanita ini tidak pernah menunjukkan diri lagi walaupun diminta oleh pihak FBI. Dari semua foto-foto dari kamera yang menyorotnya, dia terlihat terlalu jauh dari kamera dan juga wajahnya selalu tertutupi oleh kerudung dan kameranya. Siapa wanita ini dan dengan tujuan apa dia ada di sana, hingga saat ini masih tetap menjadi misteri.

3. Jack the Ripper


Pada tahun 1888, di Inggris, lima orang pelacur telah dibunuh secara brutal sebagai bagian dari pembunuhan berencana. Pembunuh memotong leher mereka dan mengambil salah satu organnya. Dari data yang ditinggalkan, pembunuh mungkin memiliki pengetahuan tentang ilmu anatomi tubuh manusia. Pada saat penyelidikan, pihak polisi banyak menerima surat dari pembunuh sendiri dengan nama Jack the Ripper. Namun siapakah dia dan kenapa hanya pelacur yang menjadi target pembunuhannya? Ini adalah pertanyaan yang tidak pernah terjawab hingga saat ini.

4. Kaspar Hauser


Pada 26 Mei 1828, seorang anak laki-laki muncul di jalan di Nurenberg, Jerman. Ia membawa sebuah surat yang ditujukan kepada Kapten Skuadron 4 dari Kaveleri Resimen 6. Anak tersebut mengaku bernama Kaspar dan dia hidup di sel isolasi yang gelap dengan panjang sekitar 2 meter serta lebar dan tinggi sekitar 1 meter. Anak tersebut tidak tahu banyak tentang masa lalunya kecuali bahwa ayahnya adalah seorang prajurit kavaleri. Anak itu hanya makan roti hitam dan air. Selama hidupnya dia belum pernah melihat cahaya meskipun ada cerita bahwa identitas asli dia telah ditemukan.

5. Pria bertopeng besi


Tahun 1669, di Prancis, ada seorang tahanan yang ditangkap dan ditempatkan di Penjara Bawah Tanah. Ia ditahan selama hampir 34 tahun dan tidak pernah terlihat wajahnya karena tersembunyi oleh topeng yang terbuat dari besi. Pada tanggal 19 November 1703, akhirnya dia meninggal dengan nama Marchioly. Ada banyak cerita tentang dia tetapi tidak ada yang mengetahui identitas sebenarnya dari wajah di balik topeng tersebut. Kisah pria ini sempat difilmkan dengan judul “The Man in the Iron Mask” yang dibintangi oleh aktor Leonardo DiCaprio.

Senin, 12 Juni 2017

10 Letusan Gunung Api Terbesar di Dunia

Hingga kini tercatat 10 letusan dahsyat gunung berapi yang disusun berdasarkan jumlah korban yang di akibatkannya. Ternyata 4 diantaranya berada di Indonesia.

10. Mount Lamington


Lamington adalah gunung api dengan ketinggian 1,680 meter yang terletak di Papua New Guinea. Sialnya hingga tahun 1951, penduduk setempat di Provinsi Oro ini mengira gunung tersebut hanyalah gunung biasa yang ditumbuhi pepohonan.
Hingga suatu malam pada 18 Januari, lahar dan asap mulai untuk keluar dari puncaknya, dan tiga hari kemudian, sebuah ledakan sangat besar dari sisi utara, menyebabkan langit ditutupi debu tebal dan gerimis magma bercampur uap sulfur. Dalam beberapa bulan kemudian getaran dan letusan terus berlanjut hingga radius 10 mil. Ledakannya menyebabkan total hampi 3,000 kematian.

9. Papandayan


Papandayan adalah sebuah gunung api semi-aktif yang terletak di pulau Jawa, Indonesia. Pada 1772, gunung api ini meletus menghancurkan 40 desa di dekatnya. Lebih dari 3,000 orang terbunuh. Gunung api ini diperkirakan masih sangat berbahaya dan terus mengeluarkan asap dan letusan-letusan di tahun 1923, 1942, dan terus meningkatkan kekuatannya di tahun 2002.

8. Laki


Laki adalah sebuah gunung api di Islandia yang legendaris yang telah tertidur sejak letusan terakhirnya yang sangat dahsyat di tahun 1783. Dengan ketinggian 1.725 meter, gunung api ini menyebabkan kerusakan di seluruh negara ketika secara spektakuler meletus, membunuh di atas 50% populasi makhluk hidup di Islandia dengan awan belerang dan fluorine beracunnya.
Kelaparan menjadi penyebab matinya 25% populasi tersebut. Air mancur lahar memancar hingga 1.400 meter tingginya. Seluruh dunia merasakan akibat dari letusan tersebut. Awan beracun menyebar hingga ke Eropa, menutupi langit belahan bumi bagian utara yang menyebabkan musim dingin datang lebih awal di Inggris dan membunuh 8.000 orang.
Di Amerika Utara, musim dingin 1784 menjadi musim dingin terpanjang dan paling dingin yang pernah tercatat. Ada catatan lebih banyak salju di New Jersey, sungai Mississippi membeku di New Orleans, dan di ditemukan es di Teluk Mexico!.

7. Kelud


Meledak abad ke-15, Gunung Kelut telah memakan korban lebih dari 15.000 jiwa. Letusan gunung ini pada tahun 1586 merenggut korban lebih dari 10.000 jiwa. Kelud juga terletak di Pulau Jawa, Indonesia. Sisi timur Kelud telah ‘menggerutu’ pada tahun 2008, di mana sebelumnya pada tahun 1919 lumpur lahar telah membunuh di atas 5,000 orang. Sejak itu, Terowongan Ampera, suatu sistem pengeringan untuk menampung banjir lahar dari kawah telah dibangun.
Oktober 2007, ketika itu 30,000 penduduk lokal harus diungsikan setelah gunung api dalam kondisi Siaga Merah. Selama dua minggu Kelud memuntahkan debu hingga 8 mil jauhnya.

6. Unzen


Unzen yang terdiri dari beberapa lapis stratovolcanoes terletak di daerah Kyushu, Jepang. Gunung api setinggi 1,500 meter ini masih aktip hingga kini. Pada tahun1792 beberapa kubah lahar roboh, menyebabkan tsunami yang membunuh lebih 15,000 orang. Sebuah letusan terbaru di tahun 1991 telam membunuh lebih dari 40 orang dan menyebabkan kerusakan luar biasa pada bangunan-bangunan disekitarnya.

5. Nevado Del Ruiz


Nevado Del Ruiz, Kolumbia, dikenal karena laharnya yaitu mudflow atau longsoran yang terdiri atas air dan material pyroclastic yang mengalir dan mematikan . Di tahun 1595, 635 orang terbunuh setelah lumpur yang yang mendidih seperti dituangkan ke dalam sungai Guali dan Lagunillas, dan di tahun 1845 lebih dari 1,000 orang tewas.
Kota Armero yang dibangun di atas magma yang mengering telah kehilangan hampir seluruh populasi penduduknya ketika di tahun1985, sebuah letusan telah mengalirkan lahar dengan kecepatan 40 mil per jam dan mengubur kota. Lebih dari 23,000 orang tewas.

4. Mount Vesuvius


Gunung api ini menjadi nomor dua untuk kekejamannya, menyebabkan kematian hingga 25,000 nyawa. Ketika Vesuvius dengan letusan yang maha dahsyat di tahun 79 SM, sepenuhnya telah menguburkan kota Pompeii di bawahnya dengan memuntahkan ‘isi perutnya’ selama 20 jam nonstop. Sejak itu, gunung api ini meletus lusinan kali dan terakhir pada tahun 1944 beberapa desa didekatnya telah dibinasakan..

3. Mount Pelee


Gunung api yang terletak di Martinique, kini menjadi tujuan wisatawa di Perancis yang populer untuk mengenang bahwa sesuatu yang sangat mematikan telah terjadi di sini. Pada tahun 1902, sebuah letusan yang terbesar di abad 20 terjadi di sini dan menewaskan lebih dari 30,000 orang.
Dimulai dengan letusan kecil beruntun yang hanya mengeluarkan asap, belerang dan debu dan pada April 1902, gunung api ini tidak sepenuhnya meletus sampai tanggal 8 Mei 1902. Air mancur lahar yang menyala, dan awan beracun meluncur deras dengan kecepatan 600 mil per jam dari gunung api tersebut.
Dengan temperatur 1075 derajat, lahar telah mendidihkan kota St.Pierre bawahnya. Kota terbakar berhari-hari kemudian. Hanya dua orang yang selamat pada waktu itu.

2. Krakatau


Urutan kedua dengan korban sebanyak 36,000, adalah meletusnya Gunung Krakatoa (Indonesia) pada August 26–27, 1883. Krakatoa, juga dikenal sebagai Krakatau, adalah pulau vulkanis yang still-dangerous, terletak di Selat Sunda, Indonesia. Agustus 1883, sebuah rangkaian ledakan dahsyat yang mengerikan dengan kekuatan 13,000 kali lebih besar dari bom Hiroshima. Ledakannya terdengar hingga ke Perth, Australia.
Muntahan lebih dari 21 kilometer kubik batu dan debu membumbung hingga setinggi 70 mil. Secara resmi, lebih dari 37,000 orang tewas. Namun dengan tsunami yang ditimbulkannya, korban sepertinya bisa lebih besar lagi.
Menurut para peneliti di University of North Dakota, ledakan Krakatau bersama ledakan Tambora (1815) mencatatkan nilai Volcanic Explosivity Index (VEI) terbesar dalam sejarah modern. The Guiness Book of Records mencatat ledakan Krakatau sebagai ledakan yang paling hebat yang terekam dalam sejarah. Ledakan Krakatau telah melemparkan batu-batu apung dan abu vulkanik dengan volume 18 kilometer kubik. Semburan debu vulkanisnya mencavai 80 km. Benda-benda keras yang berhamburan ke udara itu jatuh di dataran pulau Jawa dan Sumatera bahkan sampai ke Sri Lanka, India, Pakistan, Australia dan Selandia Baru.

1. Tambora


Yang paling besar telah menelan korban sebanyak 92,000, yaitu letusan Gunung Tambora, Indonesia (dikenal dengan Year Without a Summer, setahun tanpa musim panas). Gunung di Sumbawa ini meletus pada tahun 1815. Tambora adalah gunung api aktip dari 130-an gunung api yang yang ada di Indonesia. Gunung raksasa setinggi 4,300 meter telah ‘melakukan’ serangkaian ledakan dari April hingga Juni di tahun 1815 dan mengguncangkan dunia dengan after-effect-nya yang mengubah stratosfir dan menyebabkan kelaparan yang buruk hingga ke US dan Eropa pada abad ke 19.
Batu merah berpijar menghujani angkasa ketika sepenuhnya gunung tersebut meletus. Semua tumbuh-tumbuhan pada pulau dimana gunung tersebut berada dibinasakan oleh lahar dan awan beracun. Secara keseluruhan, lebih 92,000 orang tewas karena terbakar, kelaparan ataupun keracunan.
Letusan Tambora tahun 1815 adalah letusan terbesar di sejarah. Letusan gunung ini terdengar sejauh 2.600 km, dan abu jatuh setidaknya sejauh 1.300 km.[2] Kegelapan terlihat sejauh 600 km dari puncak gunung selama lebih dari dua hari. Aliran piroklastik menyebar setidaknya 20 km dari puncak.

Selasa, 06 Juni 2017

5 Kejadian Paling Aneh Saat Pelaksanaan Hukuman Mati

Hukuman mati merupakan hukuman terberat yang bisa di jatuhkan pada seorang manusia. Karena itu hukuman mati biasanya hanya akan diberikan pada para kriminal dengan tingkat kejahatan yang sangat berat.
Hukuman mati hanya akan diberlakukan bagi mereka yang sudah dianggap tak layak lagi untuk diberi kesempatan untuk menebus dosa dengan hukuman kurungan penjara. Hukuman mati juga sudah menjadi bagian sejarah manusia yang sudah ada sejak jaman dulu dan di jalankan hampir di semua belahan dunia.
Namun seiring dengan berjalanya waktu dan kemajuan zaman yang ada, hukuman mati sudah tak di jalankan lagi di berbagai negara dengan alasan kemanusiaan. Hanya ada beberapa negara saja yang masih memberlakukan hukuman mati, salah satunya Indonesia dan Amerika.
Pelaksanaan hukuman mati di era modern saat ini juga sudah sangat berbeda dengan zaman dulu dan sebisa mungkin membuat orang yang di menjalani hukuman mati tak begitu merasakan penderitaan menjelang ajal menjemputnya.
Tapi namanya manusia terkadang masih bisa melakukan kesalahan, termasuk diantaranya saat pelaksanaan hukuman mati yang berakibat pada terjadinya insiden mengerikan yang justru membuat para terdakwa merasakan kesakitan saat di eksekusi. Beberapa insiden mengerikan dan aneh saat pelaksanaan hukuman mati inilah yang akan Calon Sarjana bagi kisahnya kali ini dalam “Kejadian Paling Aneh Saat Pelaksanaan Hukuman Mati”.

Tembakan yang Meleset


Pada tahun 1879, seorang pria asal Utah, Amerika, bernama Wallace Wilkerson, harus menghadapi kematian yang menyakitkan akibat eksekusi mati terhadap dirinya berujung tragedi mengerikan.
Wallace yang merupakan seorang pialang saham dijatuhi hukuman mati setelah ia terbukti bersalah atas pembunuhan seorang pria bernama William Baxter. Meski terus mengaku tak bersalah sampai hari dimana ia di eksekusi, Wallace akhirnya menyerah dan memilih untuk menghadapi ajalnya di depan regu penembak jitu.
Wallace yang sebenarnya memiliki tiga pilihan eksekusi yaitu dengan di gantung, dipenggal atau di tembak mati. Akhirnya ia memilih untuk untuk ditembak mati karena menganggap eksekusi mati adalah yang paling tak menyakitkan. Sayangnya pilihan Wallace ini justru salah besat karena ia justru harus mengalami penderitaan yang cukup lama akibat kesalahan saat proses eksekusi.
Pada hari eksekusi Wallace yang menolak untuk ditutup matanya, didudukan di sebuah kursi di halaman penjara yang hanya berjarak sekitar 10 meter dengan regu penembak jitu yang tengah bersiap mengeksekusinya. Setelah semuanya siap, sepotong kain putih kemudian disematkan di dada Wallace, tepat di atas jantungnya sebagai target tembak bagi para aljogo.
Tapi justru disinilah awal malapetaka terjadi, karena tepat sesaat sebelum di tembak, Wallace justru meronta dan mulai berteriak. Saat itulah kain yang disematkan di kemejanya terlepas. Di saat yang bersamaan regu tembak telah melepaskan tembakan yang akhirnya menembus dada Wallace. Sayangnya tembakan ini tak mengenai sasaran hingga akhirnya Wallace mengalami pendarahan yang hebat dan baru meninggal 27 menit kemudian.
Berita kegagalan Eksekusi Wallace ini langsung membuat heboh kota Utah saat itu, karena merupakan eksekusi mati yang pertama kali gagal.

Dua Kali Hukuman Mati


Harus menghadapi kenyataan untuk di eksekusi mati saja sebenarnya sudah merupakan teror yang mengerikan untuk seseorang. Apalagi kalau harus menghadapi eksekusi mati sampai dua kali, rasanya pasti amat mengerikan. Namun hal inilah yang harus dihadapi oleh seorang pria bernama Willie Francis.
Willie yang dijatuhi hukuman mati pada tahun 1944, akibat dituduh membunuh seorang apoteker bernama Andrew Thomas di St. Martinville, Louisiana. Harus menghadapi kenyataan pahit saat eksekusi mati pertamanya pada 3 Mei 1946 di atas kursi listrik gagal dan harus di ulang.
Dua orang yang bertugas untuk menyiapkan kursi listrik, Kapten Ephie Foster dan seorang narapidana yang juga seorang tukang listrik, Vincent Venezia, ternyata mabuk saat mempersiapkan kursi listrik tersebut hingga salah memasang saklar. Alhasil saat eksekusi Willie Francis dijalankan kursi listrik yang di beri nama “Gruesome Gertie” itu tak memiliki daya yang cukup dan membuat Willie hanya tersetrum dan terus menggelinjang.
Petugas yang kemudian menyadari ada yang tak beres, setelah lamanya proses eksekusi berlangsnung akhirnya melepaskan Willie dari kursi listrik dan membawanya ke dokter untuk diperiksa.
Sayangnya meski terjadi kesalahan eksekusi mati terhadap Willie tetap tak dibatalkan dan dia harus mengulanginya. Mendengar kabar tentang kejadian ini seorang pengacara muda bernama Bertrand DeBlanc, memutuskan untuk mengangkat kasus Willie karena menganggapnya sebagai ketidakadilan.
Namun usaha Bertrand dan tim pengacaranya untuk meminta pembatalan eksekusi mati ini gagal dan Willie Francis harus kembali menghadapi eksekusi mati di atas kursi listrik pada 9 Mei 1947 yang akhirnya mengkahiri hidup Willie Francis.

Di Suntik Bahan Pengawet


Suntik Mati, merupakan metode eksekusi mati yang paling umum dilakukan di Amerika Serikat saat ini. Metode ini dianggap paling ramah dan tak memberikan penderitaan yang berkepanjangan pada terdakwa.
Suntik Mati biasanya dilakukan dengan menggunakan kalium klorida yang dimasukan kedalam pembuluh darah untuk menghentikan detak jatung. Dengan berhentinya jatung maka orang akan kehilangan kesadaranya, sebelum akhirnya mati dalam hitungan beberapa menit.
Hal inilah yang awalnya kan dihadapi oleh seorang narapidana atas kasus pembunuhan dan pemerkosaan anak bernama Charles Frederick Warner. Sayangnya eksekusi mati yang dilakukan pada tahun 2015 yang lalu tersebut, justru menjadi malapetaka saat salah seorang petugas dari “Oklahoma Corrections Department” yang ditugaskan untuk mengeksekusi dirinya salah menggunakan obat.
Bukannya menggunakan kalium klorida, petugas tersebut justru menggunakan potasium asetat, sebuah zat kimia yang biasa di gunakan untuk mengawetkan mayat. Kesalahan dalam proses eksekusi ini, terungkap setelah dilakukan otopsi terhadap mayat Charles oleh badan investigasi Oklahoma.
Menurut keterangan salah seorang wartawan yang menjadi saksi eksekusi tersebut, Charles tak mengalami kejang seperti napi lain. Charles justru mengeluh tubuhnya terasa panas dan terbakar. Proses inipun berlangsung cukup lama, karena Charles baru mati 18 menit kemudian setelah merasa tubuhnya seolah terbakar.

Nadi Meletus


Clayton Darrell Lockett, seorang terpidana mati asal Oklahoma, Amerika, harus mengalami kematian yang menyakitkan saat eksekusi matinya yang dilaksanakan pada tahun 2014 yang lalu harus berakhir dengan kecelakaan fatal.
Saat itu Clayton yang merupakan tersangka pembunuhan berencana terhadap seorang gadis berusia 19 tahun bernama Stephanie Neiman, mengalami kejadian yang mengerikan ketika suntikan IV yang berisi 3 ramuan mematikan yang dimasukan lewat arteri di selangkanganya justru membuat urat nadi Clayton meletus.
Setelah urat nadinya meletus Clayton langsnung mengerang kesakitan dan mengalami pendarahan yang parah selama sekitar 15 menit. Akibat insiden ini eksekusi mati terhadap Clayton, terpaksa harus dihentikan untuk menghentikan pendarahan yang terjadi.
Sayangnya meski telah ditangani oleh tim medis, 43 menit kemudian Clayton akhirnya mati, setelah mengalami serangan jantung parah akibat pendarahan serta zat beracun yang terlanjur masuk ketubuhnya.
Insiden yang dialami Clayton ini juga membuat rencana eksekusi terhadap seorang terpidana mati lain yang di jadwalkan pada malam harinya terpaksa di batalkan dengan alasan keamanan. Apa yang terjadi pada Clayton ini bahkan juga mendapat perhatian dari Presiden Obama kala itu yang mempertanyakan keamanan dari metode suntik mati yang sering kali gagal, Obama bahkan juga memerintahkan pihak yang berwenang untuk menyelidiki kasus ini.
Namun sayangnya sikap Obama ini justru memancing reaksi negatif dari keluarga korban Stephanie Neiman, yang menganggap apa yang terjadi terhadap Clayton tak lebih buruk dari apa yang telah ia lakukan pada para korbanya.

Kepala Putus Saat Hukuman Gantung


Eva Dugan seorang penari kabaret kelahiran tahun 1878, telah berhasil memasukan namanya dalam buku sejarah negara bagian Arizona, Amerika pada tahun 1930. Sayangnya Eva masuk dalam catatan sejarah bukan karena prestasinya melainkan karena ia adalah wanita pertama sekaligus terakhir yang menjalani hukuman gantung.
Wanita yang meninggal pada usia ke 52 tahun ini didakwa atas tuduhan pembunuhan terhadap seorang peternak ayam bernama J.Mantis dengan menggunakan sebuah kapak.
Eva sebenarnya menolak semua tuduhan ini dan menyatakan jika seorang remaja bernama Jack, merupakan pembunuh yang sebenarnya. Sayangnya remaja bernama Jack ini tak pernah ditemukan hingga meski dengan bukti yang minim Eva akhirnya tetap di vonis bersalah dan dijatuhi hukuman mati dengan cara digantung.
Mendapati putusan ini Eva yang nampaknya telah putus asa akhirnya pasrah dan menerima nasibnya. Hingga pada masa eksekusi mati telah tiba, ia bahkan terlihat dengan tenang melangkah ke tiang gantungan.
Saat akan di eksekusi ia bahkan meminta pada pengawal yang menjaganya untuk tak memegang tanganya terlalu kuat, agar orang tak berfikir ia takut menjalani eksekusi ini. Saat inilah sebuah insiden mengerikan terjadi, karena setelah tali gantung yang ada di lehernya diketatkan dan lantai kayu di bawahnya terbuka, tubuh Eva tersentak cukup kuat hingga kepalanya terlepas dan bergulir ke hadapan para saksi yang hadir sedangkan tubuhnya langsung jatuh ketanah.
Melihat peristiwa mengerikan ini para saksi yang ada sangat terkejut dan peristiwa inipun segera membuat seluru kota heboh. Apa yang terjadi pada Eva ini sendiri kemudian membuat pemerintah Arizona menghapuskan hukuman mati dengan cara di gantung dan menggantikanya dengan kamar gas.
Itulah insiden paling aneh dan mengerikan yang pernah terjadi saat pelaksanaan hukuman mati.

Jumat, 12 Mei 2017

CIA Akhirnya Beberkan Bukti Ribuan Dokumen Tentang Keberadaan ALIEN!

Hingga sekarang keberadaan UFO atau Alien masih menyisakan misteri yang belum bisa diungkap kebenarannya, meski banyak sekali penampakan yang tanpa sengaja terekam kamera atau pengakuan dari beberapa orang yang mengaku pernah di culik Alien.
Saking ngehitsnya fenomena yang berhubungan dengan makhluk dari dunia antah berantah ini menjadikan topik atau tema menarik menarik bagi industri perfilman sekelas Hollywood dalam memproduksi film-film bertema angkasa luar.
Dokumen CIA yang menghebohkan!
Walaupun dalam hal ini pemerintah Amerika Serikat (NASA, CIA, dsb) sebelumnya terlalu pasif menanggapi fenomena yang terjadi terkait keberadaan UFO atau Alien, tapi belum lama ini justru sebaliknya, CIA merilis ribuan dokumen yang membahas mengenai piring terbang atau UFO, alien dan fenomena yang tidak dapat dijelaskan dengan akal manusia. Tapi menurut lembaga yang terkonsentrasi membahas tentang keberadaan makhluk ini dalam situsnya menjelaskan tentang keberadaan alien.
“Kami telah memutuskan untuk menyoroti beberapa dokumen, dan itu adalah temuan yang sangat menarik. Di bawah ini Anda akan menemukan lima dokumen yang kita pikir itu menjadi ‘X-Files dalam karakter Agen Fox Mulder dan akan senang untuk menunjukkan kepada orang lain mengenai adanya kegiatan di luar bumi.” jelas pernyataan mereka, dilansir dari dailymai.co.uk.

Hasil rilisan CIA di salah satu media sosial
Semua dokumen itu tertanggal pada akhir 1940-an sampai tahun 1960-an, namun hal itu masih menjadi rahasia umum hingga sekarang.
Dalam artikel ini, kami tidak akan membahas tentang kebenaran bahwa alien itu ada, namun ada sedikit misteri yang mulai terkuak dan mungkin saja bisa menjadi titik terang apakah UFO atau biasa yang dikenal dengan sebutan Alien itu benar-benar ada, simak ulasannya!
 
1. Beberapa foto UFO hasil rilisan CIA pada tahun 1960an
2. Piring terbang: ini adalah gambar dari sebuah ojek yang terbang dan tidak dapat dijelaskan, diambil oleh Passoria, New Jersey pada Juli 1952
3. Seorang petugas polisi berdiri di dekat mobil patrolinya di luar kota Soccorro, New Mexico di mana piring terbang terlihat pada tahun 1964.
4. Beberapa gambar yang diambil di tempat kejadian, yang tidak ada penjelasan mengenai apa yang sedang terjadi.
 
Keberadaan alien dan UFO memang masih terus dipertanyakan, mengingat saat ini masih banyak masyarakat yang tidak percaya mengenai hal tersebut, hanya ada beberapa orang saja yang terobsesi mengenai hal itu, dan dengan dirilisnya dokumen rahasia ini mungkin akan membuka mata dunia,bahwa CIA juga turun tangan untuk membuktikan bahwa makhluk asing itu benar-benar ada, setelah dalam beberapa kesempatan mereka berkilah dan bungkam. Sama halnya dengan NASA yang juga tidak membuka diri mereka mengenai hal ini.

Dan kesimpulannya, Anda tidak harus percaya jika alien itu ada, hanya saja CIA yang selama ini bertindak sebagai badan intelejen dunia juga ikut mengusut hal ini, kasus yang menarik meski sebenarnya masih dipertanyakan tentang kebenarannya. Dan pertanyaan selanjutnya, apakah Anda percaya jika alien itu ada?

Selasa, 18 April 2017

Belut Raksasa Bermata Biru Kejutkan Nelayan

Seekor belut berwarna perak keabu-abuan mengejutkan penangkap ikan di perairan Inggris karena panjang tubuhnya yang masif: 2,1 meter.
Para nelayan tak sengaja menangkap belut berwarna biru itu pada 14 Mei di perairan barat daya Inggris. Ketika itu, mereka sedang menebarkan jaring untuk menangkap ikan di sebuah kapal bernama Hope.
Belut besar itu rupanya tersangkut di jaring, dan sudah mati saat diangkat ke kapal. Meski sudah tak bernyawa, belut itu membuat semua orang di kapal terkejut.
“Saya terkejut karena ukurannya begitu besar,” ucap Scott Govier, seorang nelayan yang bekerja untuk Plymouth Fisheries kepada tabloid Daily Express, seperti yang dikutip metrotvnews.com dari livescience, belum lama ini.
“Saat ditarik belut itu sudah mati, jika tidak, kami akan mengembalikannya lagi ke lautan,” sambung dia.
Dengan bobot 70 hingga 73 kilogram, belut ini hampir memecahkan rekor di Inggris. Rekor terbesar belut di Inggris adalah 60,44 kilogram.